Followers

Usha-Usha

Artikel

Template Terbaru

Wallpaper Yang Sesuai Benar Buatku Kini (^-^)v

Kepada Muslimah yang Mahukan Zaujun Soleh...Baca ini...

Adam.....

Maafkan aku jika coretan ini memanaskan hatimu. Sesungguhnya aku adalah Hawa, temanmu yang kau pinta semasa kesunyian di syurga dahulu.

Wahai Adamku....

Aku asalnya dari tulang rusukmu yang bengkok. Jadi tidak hairanlah jika perjalanan hidupku sentiasa inginkan bimbingan darimu, sentiasa mau terpesong dari landasan, kerana aku buruan syaitan.

Adam...

Maha suci Allah yang mentakdirkan kaumku lebih ramai bilangannya dari kaummu di akhir zaman, itulah sebenarnya ketelitian Allah dalam urusanNya. Jika bilangan kaummu mengatasai kaumku nescaya merahlah dunia kerana darah manusia, kacau-bilaulah suasana, Adam sama Adam bermusuhan kerana Hawa.

Buktinya cukup nyata dari peristiwa Habil dan Qabil sehinggalah pada zaman cucu-cicitnya. Pun jika begitu maka tidak selaraslah undang-undang Allah yang mengharuskan Adam beristeri lebih dari satu tapi tidak lebih dari empat pada satu waktu.

Adam...

Bukan kerana ramainya isterimu yang membimbangkan aku. Bukan kerana sedikitnya bilanganmu yang merunsingkan aku. Tapi... aku risau, gundah dan gulana menyaksikan tingkahmu.

Aku sejak dulu lagi sudah tahu bahawa aku mesti tunduk ketika menjadi isterimu. Namun... Terasa berat pula untukku meyatakan isi perkara.

Adam...

Aku tahu bahawa dalam Al-Quran ada ayat yang menyatakan kaum lelaki adalah menguasai terhadap kaum wanita. Kau diberi amanah untuk mendidik aku, kau diberi tanggungjawab untuk menjaga aku, memerhati dan mengawasi aku agar sentiasa didalam redha Tuhanku dan Tuhanmu.

Tapi Adam, nyata dan rata-rata apa yang sudah terjadi pada kaumku kini, aku dan kaumku telah ramai menderhakaimu. Ramai yang telah menyimpang dari jalan yang ditetapkan Asalnya Allah mengkehendaki aku tinggal tetap dirumah. Di jalan-jalan, di pasar-pasar, di bandar-bandar bukan tempatku. Jika terpaksa aku keluar dari rumah seluruh tubuhku mesti ditutup dari hujung kaki sampai hujung rambut.

Tapi.. realitinya kini, Hawa telah lebih dari sepatutnya.

Adam...

Mengapa kau biarkan aku begini? Aku jadi ibu, aku jadi guru, itu sudah tentu katamu. Aku ibu dan guru kepada anak-anakmu. Tapi sekarang diwaktu yang sama, aku ke muka menguruskan hal negara, aku ke hutan memikul senjata. Padahal, kau duduk saja. Ada diantara kau yang menganggur tiada kerja. Kau perhatikan saja aku panjat tangga di pejabat bomba, kainku tinggi menyingsing peha mengamankan negara. Apakah kau sekarang tidak lagi seperti dulu? Apakah sudah hilang kasih sucimu terhadapku?

Adam...

Marahkah kau jika kukatakan andainya Hawa terpesong, maka Adam yang patut tanggung!

Kenapa? Mengapa begitu ADAM? Ya! Ramai orang berkata jika anak jahat emak-bapak tak pandai didik, jika murid bodoh, guru yang tidak pandai mengajar! Adam kau selalu berkata, Hawa memang degil, tak mahu dengar kata, tak mudah makan nasihat, kepala batu, pada hematku yang dhaif ini

Adam,

Seharusnya kau tanya dirimu, apakah didikanmu terhadapku sama seperti didikan Nabi Muhammad SAW terhadap isteri-isterinya?

Adakah Adam melayani Hawa sama seperti psikologi Muhammad terhadap mereka? Adakah akhlak Adam-Adam boleh dijadikan contoh terhadap kaum Hawa?

Adam...

Kau sebenarnya imam dan aku adalah makmummu, aku adalah pengikut- pengikutmu kerana kau adalah ketua. Jika kau benar, maka benarlah aku. Jika kau lalai, lalailah aku. Kau punya kelebihan akal manakala aku kelebihan nafsu.

Akalmu sembilan, nafsumu satu. Aku... akalku satu nafsuku beribu! Dari itu Adam.... pimpinlah tanganku, kerana aku sering lupa, lalai dan alpa, sering aku tergelincir ditolak sorong oleh nafsu dan kuncu-kuncunya.

Bimbinglah daku untuk menyelami kalimah Allah, perdengarkanlah daku kalimah syahdu dari Tuhanmu agar menerangi hidupku. Tiuplah ruh jihad ke dalam dadaku agar aku menjadi mujahidah kekasih Allah.

Adam...

Andainya kau masih lalai dan alpa dengan karenahmu sendiri, masih segan mengikut langkah para sahabat, masih gentar mencegah mungkar, maka kita tunggu dan lihatlah, dunia ini akan hancur bila kaumku yang akan memerintah. Malulah engkau Adam, malulah engkau pada dirimu sendiri dan pada Tuhanmu yang engkau agungkan itu...

Maafkan aku sekali lagi Adam... seandainya warkah yang kulayangkan ini menimbulkan amarah di dadamu.... jauh sekali niatku untuk membuat kau keliru apatah lagi menjadi buntu.....

Tetapi... Percayalah!!!.... bukan emas kucari... bukan berlian yg kupinta.... tetapi... hanyalah hati yang tulus ikhlas dirimu Adam...

Dengarlahlah... keluhan hatiku buat dirimu.....

Ikhlas dari Hawa

Wanita yang dipuji dan dilaknat olehNya


Wanita yang Mendapat Pujian Dan Wanita yang Dilaknat Allah

Sejarah telah mencatat beberapa nama wanita terpandang yang di antara mereka ada yang dimuliakan Allah dengan surga, dan di antara mereka ada pula yang dihinakan Allah dengan neraka. Karena keterbatasan tempat, tidak semua figur bisa dihadirkan saat ini, namun mudah-mudahan apa yang sedikit ini bisa menjadi ibrah (pelajaran) bagi kita. Waanita Yang Beriman Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam :

"Seutama-utama wanita ahli surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Muzahim." (HR. Ahmad)


1.Khadijah binti Khuwailid
Dia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang terhormat sehingga mendapat tempaan akhlak yang mulia, sifat yang tegas, penalaran yang tinggi, dan mampu menghindari hal-hal yang tidak terpuji sehingga kaumnya pada masa jahiliyah menyebutnya dengan ath thahirah (wanita yang suci). Dia merupakan orang pertama yang menyambut seruan iman yang dibawa Muhammad tanpa banyak membantah dan berdebat, bahkan ia tetap membe-narkan, menghibur, dan membela Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di saat semua orang mendustakan dan mengucilkan beliau. Khadijah telah mengorbankan seluruh hidupnya, jiwa dan hartanya untuk kepentingan dakwah di jalan Allah. Ia rela melepaskan kedudukannya yang terhormat di kalangan bangsanya dan ikut merasakan embargo yang dikenakan pada keluarganya.

Peribadinya yang tenang membuat-nya tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan mengikuti kebanyakan pendapat penduduk negerinya yang menganggap Muhammad sebagai orang yang telah merusak tatanan dan tradisi luhur bangsanya. Karena keteguhan hati dan keistiqo-mahannya dalam beriman inilah Allah berkenan menitip salamNya lewat Jibril untuk Khadijah dan menyiapkan sebuah rumah baginya di surga. Tersebut dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, ia berkata: "Jibril datang kepada Nabi kemudian berkata: Wahai Rasulullah, ini Khadijah datang membawa bejana berisi lauk pauk, makanan dan minuman. Maka jika ia telah tiba, sampaikan salam untuknya dari Rabbnya dan dari aku, dan sampaikan kabar gembira untuknya dengan sebuah rumah dari mutiara di surga, tidak ada keributan di dalamnya dan tidak pula ada kepayahan." (HR. Al-Bukhari).

Besarnya keimanan Khadijah pada risalah nubuwah, dan kemuliaan akhlaknya sangat membekas di hati Rasulullah sehingga beliau selalu menyebut-nyebut kebaikannya walau-pun Khadijah telah wafat. Diriwayatkan dari Aisyah, beliau berkata:

"Rasulullah hampir tidak pernah keluar dari rumah sehingga beliau menyebut-nyebut kebaikan tentang Khadijah dan memuji-mujinya setiap hari sehingga aku menjadi cemburu maka aku berkata: Bukankah ia seorang wanita tua yang Allah telah meng-gantikannya dengan yang lebih baik untuk engkau? Maka beliau marah sampai berkerut dahinya kemudian bersabda: Tidak! Demi Allah, Allah tidak memberiku ganti yang lebih baik darinya. Sungguh ia telah beriman di saat manusia mendustakanku, dan menolongku dengan harta di saat manusia menjauhiku, dan dengannya Allah mengaruniakan anak padaku dan tidak dengan wanita (istri) yang lain. Aisyah berkata: Maka aku berjanji untuk tidak menjelek-jelekkannya selama-lamanya."

2.Fatimah

Dia adalah belahan jiwa Rasulullah, putri wanita terpandang dan mantap agamanya, istri dari laki-laki ahli surga yaitu Ali bin Abi Thalib. Dalam shahih Muslim menurut syarah An Nawawi Nabi bersabda:

"Fathimah merupakan belahan diriku. Siapa yang menyakitinya, bererti menyakitiku."

Dia rela hidup dalam kefakiran untuk mengecap manisnya iman bersama ayah dan suami tercinta. Dia korbankan segala apa yang dia miliki demi membantu menegakkan agama suami. Fathimah adalah wanita yang penyabar, taat beragama, baik perangainya, cepat puas dan suka bersyukur.

3.Maryam binti Imran

Beliau merupakan figur wanita yang menjaga kehormatan dirinya dan taat beribadah kepada Rabbnya. Beliau rela mengorbankan masa remajanya untuk bermunajat mendekatkan diri pada Allah, sehingga Dia memberinya hadiah istimewa berupa kelahiran seorang Nabi dari rahimnya tanpa bapa.

4.Asiyah binti Muzahim

Beliau adalah istri dari seorang penguasa yang lalim yaitu Fir'aun laknatullah 'alaih. Akibat dari keimanan Asiyah kepada kerasulan Musa, ia harus rela menerima siksaan pedih dari suaminya. Betapapun besar kecintaan dan kepatuhannya pada suami ternyata di hatinya masih tersedia tempat tertinggi yang ia isi dengan cinta pada Allah dan RasulNya. Surga menjadi tujuan akhirnya sehingga kesulitan dan kepedihan yang ia rasakan di dunia sebagai akibat meninggalkan ke-mewahan hidup, budaya dan tradisi leluhur yang menyelisihi syariat Allah ia telan begitu saja bak pil kina demi kesenangan abadi. Akhirnya Asiyah meninggal dalam keadaan tersenyum dalam siksaan pengikut Fir'aun.

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu alaihi wasalam berkata:

"Fir'aun memukulkan kedua tangan dan kakinya (Asiyah) dalam keadaan terikat. Maka ketika mereka (Fir'aun dan pengikutnya) meninggalkan Asiyah, malaikat menaunginya lalu ia berkata: Ya Rabb bangunkan sebuah rumah bagiku di sisimu dalam surga. Maka Allah perlihatkan rumah yang telah disediakan untuknya di surga sebelum meninggal."

Wanita yang durhaka:


1. Istri Nabi Nuh

2. Istri Nabi Luth

Mereka merupakan figur dua orang istri dari para kekasih Allah yang tidak sempat merasakan manisnya iman. Hatinya lebih condong kepada apa yang diikuti oleh orang banyak daripada kebenaran yang dibawa oleh suaminya. Mereka justru membela kepentingan kaumnya karena tidak ingin dimusuhi dan dibenci oleh orang-orang yang selama ini mencintai dan menghormati dirinya. Maka kesenangan sesaat ini Allah gantikan dengan kebinasaan yang didapat bersama kaumnya. Istri Nabi Nuh ikut tenggelam oleh banjir besar bersama kaumnya yang menyekutukan Allah dengan menyembah patung-patung orang shalih, sedangkan istri Nabi Luth ditelan bumi karena adzab Allah atas kaumnya yang melakukan liwath (homoseksual).

Semua cerita ini telah Allah rangkum dalam sebuah firmanNya yang indah dalam surat At-Tahrim ayat 10-12:

"Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang shalih di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah: dan dikatakan (kepada keduanya) : Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka). Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisimu dalam Surga.Dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang dhalim. Dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehor-matannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitabnya dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat."

Semoga kisah para wanita ini bisa menjadi pelajaran bagi para wanita zaman ini untuk berkaca diri, kira-kira saya termasuk golongan yang mana? Apakah golongan yang dicintai Allah atau yang dimurkaiNya? Bagi wanita yang belum berumah tangga, saat ini merupakan kesempatan besar baginya untuk memperbanyak amalan shalih dan mendekatkan diri pada Allah, bukannya justru menghabiskan masa mudanya dengan hura-hura dan kegiatan lain yang tidak bermanfaat.

Dan bagi mereka yang sudah berumah tangga, selain menjaga keistiqomahannya dalam berIslam dia juga diberi beban tambahan oleh Allah untuk membantu suami menjalankan agamanya. Istri yang demikian meru-pakan harta yang paling berharga. Dari kisah mereka, kita juga bisa mengambil pelajaran bahwa dalam keadaan bagaimanapun, hendaknya ketundukan kepada syariat Allah dan RasulNya harus tetap di atas segala-galanya. Asalkan berada di atas kebenaran, kita tidak perlu takut dibenci oleh masyrakat, sahabat, maupun orang yang paling istimewa di hati kita. Justru kewajiban kita adalah menunjukkan yang benar kepada mereka. Dengan begitu kita akan mendapatkan cinta sejati .. cinta Allah Rabbul 'alamin. Mudah-mudahan kita selalu diberi keistiqomahan untuk menapaki dan mengamalkan syariat yang haq (benar) walaupun kita seorang diri. Amin.

Kesibukan vs Kesakitan


...Assalamualaikum w.b.t...

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang,aku hambaNya yang kerdil melafazkan setinggi kesyukuran padaNya kerana memberi aku peluang untuk mencoret serba sedikit kisah hidupku di blog ku yang tercinta ini.

Hari Ahad,baru aku ingat aku dijemput ke Majlis Walimahturus sahabatku Muaz di Klang. Teman-teman serumahku bersamaku bergegas ke Klang pada jam 12.30 pm.Kami terlambat kerana menunggu kepulangan Fizi dari kampung halamannya.Perjalanan 30 minit terasa sebentar kerana perjalanan yang sangat lancar tanpa kami mengalami kesesatan.Kami menjamah nasi minyak Muaz dengan begitu selera sekali.Kemudian kami terus bergegas ke Low Yat kerana saudara Nazmie berhajat membeli Desktop.Aku membantunya dalam mencari spesifikasi yang terbaik buatnya.Oh..sungguh penat hari ini.Kelancaran ke Klang semasa pergi tidak berpanjangan hingga ke petang ketika kami menuju ke Low Yat.Jalannya sungguh sesak.Itulah masalahnya jika kami menggunakan kereta ke pusat bandaraya.Jam 9 malam baru kami pulang setelah singgah di rumah Nazmie di Cheras.Aku terus melepaskan lelahku di atas kerusi plastik yang berhadapan dengan Laptop ku..

Isnin,tugasku menjadi bertambah berat.Aku bersedia dalam mempengerusikan mesyuarat bersama AJK Biro Programku.Mesyuarat yang diadakan di Masjid UNITEN jam 10 pagi itu dihadiri oleh 6 orang termasuk aku. Banyak perkara yang dibangkitkan dalam meeting tersebut yakni dari segi masa,tugas,peranan setiap orang hinggalah keperluan yang diperlukan ketika program diadakan.Mungkin ada yang bertanya mengapakah aku sibuk dalam meeting ini?Kerana aku telah diamanahkan menjadi Ketua Biro Program dan Protokol bagi Induksi AJK PPI 2008-2009 yang akan diadakan di UNITEN Kelak.Ya Allah berikanlah aku kekuatan.Sesungguhnya aku tiada daya melainkan dengan pertolonganMu Tuhanku.Aku rasakan meeting ini tidak mencukupi untuk memperjelaskan perjalanan program kelak.Kenapa?Akan ku jelaskan kelak...

Ah baru aku ingat aku masih tidak menyiapkan Lab Repot Thermofuild aku ini.Ya Allah.Bagiku begitu sukar untuk memahami apa yang aku buat ketika berada di dalam Makmal. Rakan-rakan seperjuanganku juga mengalami masalah yang serupa.Aku menghabiskan masa 4 jam di depan Laptop memasukkan data kedalam MS Excel 2007.Sudahlah aku lemah Excel tetapi terpaksa juga aku hadapi software yang aku cukup benci ini kerana mahu menyiapkan tugasan yang diberikan.Jam 6 aku siap.Tetapi aku sedar,memang banyak kesilapan aku telah lakukan.Tidak mengapa,sebentar lagi akan ku bertanya pada rakanku.Aku tatap kembali jadual hidupku,Meeting selesai....Lab Report selesai....Kuiz Thermo dan Fluid esok....belum!MasyaAllah. Ya Allah,sungguh sibuk aku dalam menguruskan hidupku seharian. Tanpa berlengah masa,malam itu aku mengulangkaji subjek Thermo dan Fluid walaupun aku merasa bahang kepenatan membakar diriku.

Jam 6am,Selasa...Jam 8 aku ada kuliah MoM.Anak tekakku mula meragam.Aku abaikan sahaja kemanjaan anak tekakku ini.Mungkin dahaga agaknya.Aku terus bangkit untuk solat.Sejuk pada pagi itu. Aku dalam dilema mengantuk kerana stay-up pada malam sebelumnya.Kuliah MoM,Lab Thermofluid dan kemudian Fluid aku lalui.Bermula saat kuliah fluid,hidungku pula nakal terhadapku.Tak semena-mena aku bersin banyak kali di dalam kelas.Badanku rasa seram sejuk.Hidung mula berair.Adakah aku kena Sinus kembali?Ya memang benar.Aku rasa sangat tidak selesa ketika itu.Sebentar lagi aku akan hadapi pula kuiz Thermo 11.HuHuHu.Dalam keadaan serba kekurangan,aku hadapinya tetapi seperti yang diduga aku tidak dapat menjawab kuiz yang diberikan berbanding dengan kuiz Fluid tadi.AKu redha padaNya.

Tit tit tit."Assalamualakum kepada semua AJK untuk Induksi AJK PPI,anda diwajibkan hadir ke meeting Induksi AJK pada malam ini jam 9.15pm di Masjid Uniten.Meeting untuk Progress setiap biro.Kehadiran sahabat adalah diwajibkan",SMS dari Hakim,Pengarah Induksi Ajk. menjerngah handsetku.Aku terus menelefon sahabatku Zaidah yakni AJK Biro Program untuk menyatakan bahawa aku tidak dapat hadir pada meeting pada malam itu kerana keadaan kesihatan yang tidak mengizinkan.Ada orang dari biroku akan menggantikan aku pada meeting malam itu.Dan pada malam itu lebih kurang jam 10.30pm aku mendapat mesej berbunyi," Salam Faiz,enta kena datang juga malam ini.Perbentangan progress biro program kacau bilau".Pada saat aku membaca SMS itu,hati aku jadi gundah gulana.Apakah penerangan yang aku telah perjelaskan pada ajk biro-biro ku?Adakah aku gagal dalam memberikan penerangan kepada mereka ketika mesyuarat pagi Isnin?"Maaf atas segala kekurangan dan kesulitan yang dihadapi,insyaAllah Jumaat ana akan buat dua meeting yakni meeting bersama ajk program ana dan meeting bersama Excp-Exci PPI untuk memperjelaskan lagi perjalanan program Induksi AJK berkenaan.Asif Jiddan"ini sahaja aku mampu balas kerana aku sangat kepenatan disebabkan kesakitan yang aku hadapi.Moga mereka memahami situasiku.

Rabu,keadaan ku makin teruk.Lab MoM pada pagi hari,aku sangat berada dalam keadaan tidak sihat.Badanku terasa sejuk.5 jam dari saat itu aku akan menghadapi pula Kuiz ToM.Apa yang aku sempat baca ToM pada malam sebelum itu tidak aku pasti samada aku memahaminya.Aku telah berusaha.Aku beserah padaNya.2 soalan kuiz ToM,agar sukar bagiku dengan hidungku seperti empangan pecah.Basah...Mataku layu kerana telah memakan ubat Sinus pemberian ibuku.Aku tekad selepas Kuiz ini akan ku pergi ke Pusat Rawatan Islam Az-Zahra di Bangi untuk mendapatkan rawatan yang sebaiknya.Bukan sekadar aku berserah padaNya sahaja.Aku perlu berusaha juga.RM 78 aku dicas untuk bayaran bil perubatan.Aku tidak mengira dalam hal kesihatan.Biar duit habis tetapi biar aku punyai kesihatan yang baik untuk beribadat padaNya serta dapat melunaskan tugasan yang telah dipertanggungjawab kepadaku yakni Induksi AJK PPI.Saat aku menulis artikel ini,baru memasuki jam 4pm,malam nanti aku akan ke Amanah,Uniten untuk bertemu adik-adik usrahku.Ada tugasan akan ku berikan kepada mereka.Kemudian akan ku siapkan teks pengerusi majlis untuk Induksi AJK PPI sabtu ini. Esok,Khamis,tahun baru bagi umat Kristian,aku akan meneruskan tugasan dalam menyiapkan MasterPlan Biro Program.InsyaAllah,malamnya akan ku siapkan.

Ya Allah,aku bersyukur kerana dalam kesakitan dan kesibukan yang Kau bebankan kepadaku,aku merasa aku disayangi olehMu.Aku redha dengan ujianMu ini.Kesakitan+Kesibukan ku ini,aku ku lalui penuh tabah agar ku menjadi golongan yang mendapat rahmat keredhaanMu Ya Allah...Aku kasihi diriMu...Bantulah aku,hambamu yang hina ini..AMin...

Muaz dan Halimatun

Majlis Perkahwinan Sahabatku



Muaz Dan Halimatun


Kumpulan Nasyid Isma Shah Alam


Maaf,gila gambor sikit.Sebelum ke Walimahturus Muaz

FaREasT dan PiGi (026-xxxxxxx)

Dara?Pentingkan Ia?


Isu ini merupakan isu yang paling jarang diperbincangkan secara terbuka. Ini mungkin disebabkan sikap masyarakat kita yang masih menganggap ia sebagai isu peribadi yang boleh mengaibkan terutama kepada golongan wanita. Walaubagaimanapun, apa yang bakal dikupas oleh saya bukanlah perkara yang berkaitan dengan kejadian biologi seorang gadis, tetapi isu yang berkaitan dengan kesucian dan kehormatan seorang gadis. Ini kerana, selain isu sosial, ia juga berkaitan dengan salah satu institusi yang penting dalam Islam - perkahwinan. Kecenderungan saya merenung isu ini datang dari pengalaman peribadi selama satu dekad.

Dalam Islam, ketika memilih calon isteri, seseorang pemuda digalakkan mencari seorang gadis. Alasan yang diberikan adalah gadis lebih menghiburkan dan sama-sama belajar bergurau senda. Sedangkan seorang janda sudah mempunyai pengalaman dan memori dengan bekas suaminya dulu. Hakikat ini diperkukuhkan lagi apabila peminangan seorang gadis berbeza dengan cara peminangan seorang janda. Seorang gadis tertakluk atas nasihat dan kawalan bapanya atau walinya sementara seorang janda dianggap mampu berdikari dan membuat keputusan sendiri mengenai calon suaminya.

Namun begitu pada dasarnya tidak ada halangan untuk seorang pemuda untuk memilih sama ada seorang gadis perawan atau seorang janda sebagai bakal isterinya dan Islam sendiri tidak meletakkan syarat kepada teruna untuk memilih gadis atau janda, Cuma digalakkan memilih gadis - dan ini adalah isu hati lelaki semata-mata.

Dalam kehidupan realiti, bagaimanapun ada lelaki yang sangat menitikberatkan soal dara. Bagi mereka, dara menjamin kebahagian dan kepuasan. Pada hemat penulis, lelaki jenis ini tidak arif tentang kedudukan yang sebenar. Lelaki ini mementingkan nafsu dan menafsirkan dara sebagai satu kejadian biologi pada jasad seorang perempuan. Menurut sumber ilmu kesihatan, kejadian selaput dara ini sangat sensitif dan mudah pecah. Kehilangan dara tidak semestinya seorang gadis itu telah melakukan hubungan jenis. Mungkin ada aspek lain seperti kemalangan atau sakit yang menyebabkan seseorang itu kehilangan dara. Pada hemat saya, kehilangan dara dalam maksud ini tidak melibatkan kehilangan kesucian atau kehormatan seorang gadis. Oleh itu, saya tidaklah berminat untuk memanjangkan aspek ini. Kita lebih cenderung melihat dari sudut harga diri seorang gadis.

Terus terang kita nyatakan, isu dara dalam artikel ini maksudnya hubungan seksual sebelum perkahwinan (zina) akibat meluasnya pergaulan bebas dalam masyarakat kita. Oleh itu awal-awal lagi saya menyatakan isu ini adalah isu sosial bukannya isu peribadi atau isu dikalangan wanita sahaja. Keadaan ini menjadi lebih kompleks apabila batas pegaulan bebas di kalangan remaja dan belia kita menjadi kian longgar. Pada waktu yang sama, bagi menghadapi gejala seks sebelum nikah, sudah kedengaran di kalangan lelaki teruna bahawa ‘dara itu sudah tidak penting’. Yang penting bagi mereka ialah kasih sayang, kesetiaan, kejujuran dan hormat menghormati antara suami isteri. Lagi pun apabila seseorang gadis yang pernah terlanjur sudah bertaubat dan insaf, maka isu itu sudah tidak timbul lagi.

Saya percaya ramai orang bersetuju dengan hujah di atas. Oleh itu kita akan tertanya-tanya perlukah lagi soalan ‘apakah dara itu penting?’. Sekali lagi kita harus bersabar dan berfikir lebih halus dan mendalam. Pandangan di atas samalah dengan pandangan lelaki yang menafsirkan dara sebagai kejadian biologi pada perempuan. Kedua-dua pandangan itu masih bersifat peribadi. Isu sosialnya ialah apabila masyarakat (generasi muda) mula menganut idea bahawa dara itu tidak penting maka secara tidak langsung merebak pula idea seks sebelum nikah itu sesuatu yang boleh diterima. Jika idea ini dianuti secara meluas, bukan isu dara yang perlu diatasi tetapi isu zina dan pergaulan bebas.

Dalam masyarakat barat yang bebas pergaulannya sekurang-kurangnya seperti yang digambarkan melalui filem atau novel remaja soal dara atau virginity sudah dianggap remeh. Malah sebenarnya ia dianggap sebaliknya. Dalam masyarakat kita atau masyarakat timur yang asal seseorang gadis yang tidak dara (sudah melakukan hubungan seks) dipandang rendah dan dicemuh. Lelaki teruna mengelak diri dari mengambilnya sebagai isteri. Ibu bapa si gadis berasa sangat malu.

Gadis itu sendiri berasa bersalah dan berasa tertekan dan sedaya upaya menyembunyikan rahsia itu sehinggalah ke saat akhir (seperti kepada tunang atau suaminya). Tetapi masyarakat barat melihat soal dara sebaliknya. Sesiapa yang masih dara dianggap mentah dan naif. Seseorang gadis yang pernah melakukan hubungan seks selalunya ketika berusia belasan tahun dianggap matang. Gadis ini layak dianggap wanita (woman) bukan lagi anak-anak perempuan (girl). Akibatnya, seseorang gadis yang tidak mempunyai pasangan lelaki atau gagal memujuknya melakukan aktiviti seksual mengalami tekanan perasaan dan penyisihan sosial remaja.

Secara sedar atau tidak apabila unsur budaya asing dan bahan lucah tersebar dengan bebas, masyarakat kita kini sedang menganuti idea yang sama. Tiada siapa yang tahu. Hanya sekelompok remaja dan belia yang mengetahui. Siapa tahu secara perlahan-lahan idea atau nilai generasi muda terhadap dara sudah berubah mengikut idea remaja barat?

Secara kesimpulannya apa yang hendak disampaikan oleh saya ialah berkenaaan runtuhnya institusi sosial kita. Remaja terutama gadis tidak lagi menghiraukan tentang kesucian diri mereka. Gejala pergaulan bebas semakin berleluasa. Pihak media pula seakan jaguh dalam memperkenalkan budaya yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan kita sebagai seorang Islam. Siapa yang harus dipersalahkan dalam hal ini? Rasanya kita semua sedia maklum.

Biodata dan Azam 1430...

Nama:Mohamad Khairil Faiz bin Sapari
Umur: 22 tahun (2008) dan 23 tahun (2009)
Asal: Perak
Menetap: Kuala Lumpur
Alamat Terkini: No.3,QRTS Klinik Kesihatan AU2,Jalan AU2A,Taman Keramat,54200 Kuala Lumpur.
Alamat Menetap: No 11,Jalan 9/9B,Seksyen 9,Bandar Baru Bangi.
Lahir Pada: 1 April 1986
Lahir Di: Hospital Batu Gajah,Perak.
Pendidikan:

  • Tadika Kemas Kampung Kenanga Rawang (1991-1992)
  • Sekolah Rendah Kebangsaan Rawang (1993-1994)
  • Sekolah Rendah Agama Rawang (1993-1994)
  • Sekolah Kebangsaan Taman Keramat KL (1994-1998)
  • Sekolah Rendah Agama Taman Keramat KL (1994-1998)
  • Sekolah Menengah Taman Keramat KL (1999-2001)
  • Maktab Rendah Sains Mara Muar Johor (2002-2003)
  • Kolej Matrikulasi Melaka (Mei - 2004)
  • German Malaysian Institute KL (2004-2006)
  • Universiti Tenaga Nasional Putrajaya (2007- Kini)
Pengajian: Ijazah Sarjana Muda Kejuruteraan Mekanikal Tahun Ke-2 Semester 2
Nama Ayah: Sapari bin Zianal
Nama Ibu: Rihana binti Saad
Bilangan Adik Beradik: 3 orang
Nama Adik:Nurul Salwanie binti Sapari, Mohamad Khairil Husaini bin Sapari.

No. Handphone: 0136248890/0172929978
YM:paishz86@yahoo.com
Friendster/Email:too_pais86@hotmail.com
Blog:http://destinasimu.blogspot.com/

Azam Baru 1430 dan 2009:

  1. Sedaya Upaya kekalkan Keputusan Peperiksaan Pengajian di UNITEN.
  2. Sedaya Upaya untuk teruskan perjuangan sebagai Exco dalam PPI UNITEN.
  3. Perbanyakkan membaca buku berkaitan dengan soal keagamaan.
  4. Perelokkan pembacaan beserta tajwid Al-Quran.
  5. Lebih melibatkan aktiviti bersama PEMBINA,PPI dan KRIM.
  6. Be a good Naqib and a good Usrah Follower.
  7. Perluaskan Destinasimu.com dengan artikel-artikel bermanfaat.
  8. Menjadi seseorang yang lebih teratur hidupnya dan memanfaatkan masa terluang.
  9. Be a good listener,motivater and be a good friend.
  10. SEARCH FOR MY FUTURE ZAUJAH.InsyaAllah,this year,try my best to search for it. Maybe year of 2010 is my 1st step to Merisik or something.InsyaAllah.I make plan but He decide for me.Amin ya Allah...

Percaturan Politik Syaitan!!!


Tersebut dalam kitab Al-Arais kerangan Abi Ishak,halaman 29,maksudnya:Diceritakan bahawasanya iblis berkata kepada Tuhannya:

IBLIS: Hai Tuhanku,telah Engkau laknat akan daku dan telah engkau keluarkan aku dari dalam syurga dan telah Engkau jadikan aku daripada syaitan yang dilontar dan dicela,padahal kepada Bani Adam (anak cucu Adam) telah Engkau bangkitkan para Rasul,maka siapakah pula Rasul-rasulku?

ALLAH SWT: Rasul-rasulmu ialah tukang tenung.

IBLIS: Apakah kitab-kitabku?

ALLAH SWT: Wasyam yakni hikayat atau dongengan.

IBLIS: Apakah hadisku?

ALLAH SWT: Hadismu ialah dusta.

IBLIS: Apakah bacaanku?

ALLAH SWT: Bacaanmu ialah syair.

IBLIS: Siapakah tukang azan (mu'azzin) bagiku?

ALLAH SWT: Mu'azzinmu ialah seruling,serunai (mizmar).

IBLIS: Apakah rumahku?

ALLAH SWT: Rumahmu ialah tandas.

IBLIS: Apakah masjidku?

ALLAH SWT: Masjidmu ialah pasar (pekan).

IBLIS: Apakah makananku?

ALLAH SWT: Makananmu yang tidak dibaca bismillah atasnya.

IBLIS: Apakah minumanku?

ALLAH SWT: Minumanmu ialah minuman yang memabukkan.

IBLIS: Siapakah pukatku (jaringku)?

ALLAH SWT: Jaringmu ialah perempuan.

____________________________________________________________________

Dari Wahab bin Munabbah berkata dia:"Allah SWT telah menyuruh iblis mengunjungi Rasulullah S.A.W dan menyuruh iblis menjawab segala pertanyaan yang diajukan oleh Rasulullah S.A.W kepadanya.Maka sampailah iblis dihadapan Rasulullah S.A.W.Iblis menjelma sebagai orang tua dan memegang sebatang tongkat.

RASULULLAH S.A.W: Siapakah engkau ini?

IBLIS : Aku adalah iblis.

RASULULLAH S.A.W: Mengapa engkau datang ke sini?

IBLIS: Sesungguhnya aku telah disuruh oleh Allah mengunjungi tuan dan aku dimestikan menjawab segala pertanyaan tuan.

RASULULLAH S.A.W: Hai Iblis,berapakah musuhmu daripada umatku?

IBLIS: Ada 15 belas musuhku:

  1. Engkau sendiri (Rasulullah s.a.w)
  2. Raja yang adil.
  3. Orang kaya yang merendah diri.
  4. Saudagar yang jujur.
  5. Orang alim yang benar menjunjung perintah Allah.
  6. Orang mukmin yang selalu menasihati orang.
  7. Orang mukmin yang pemurah.
  8. Orang yang bertaubat bersungguh-sungguh dan tetap dalam taubatnya.
  9. Orang yang tidak suka pada benda yang haram.
  10. Orang yang sentiasa berwudhuk.
  11. Orang mukmin yang banyak sedekahnya.
  12. Orang mukmin yang menolong orang yang berhajat.
  13. Pembawa Al-Quran yang selalu membacanya.
  14. Orang mukmin yang baik budi pekertinya.
  15. Orang mukmin yang asyik beribadat di waktu malam hari sedang orang lain dalam tidur nyenyak.
RASULULLAH S.A.W: Siapakah sahabat-sahabatmu?

IBLIS: Sahabat-sahabatku ada 10 jenisnya:

  1. Sultan yang zalim.
  2. Orang kaya yang sombong.
  3. Saudagar yang khianat.
  4. Peminum arak dan tuak.
  5. Orang yang selalu berkelahi.
  6. Orang yang mengerjakan zina.
  7. Orang yang makan harta anak yatim.
  8. Orang yang meringankan solat.
  9. Orang yang menahan zakat.
  10. Orang yang menganggap dirinya akan berumur panjang.


Hikmah 5 Jarimu


Pelbagai hikmah dan tafsiran yang boleh diandaikan di sebalik jari anda yang lima. Cuba perhatikan perlahan-lahan jari anda. Luruskan ia ke hadapan dalam keadaan terbuka. Renung dalam-dalam. Kewajipan solat lima waktu jangan diabaikan.

Kemudian lekapkan jari itu di atas meja, perhatikan. Bermula daripada jari kelingking yang kecil dan kerdil, seperti manusia dan apa sahaja akan bermula daripada kecil kemudian besar dan terus membesar. Itulah fitrah insan dan alam seluruhnya. Apa sahaja yang dilakukan mesti bermula daripada kecil. Bak kata pepatah "melentur buluh biarlah daripada rebungnya". Kegagalan mendidik di usia ini akan memberi kesan yang besar pada masa hadapan.

Naikkan kepada jari kedua, jari manis namanya. Begitu juga dengan usia remaja. Manisnya seperti jari yang comel mulus ini. Apatah lagi kiranya disarungkan dengan sebentuk cincin bertatahkan berlian, bangga tak terkira.. pada ketika ini, alam remaja menjengah diri. Awas!! Di usia ini sentiasa dibelenggu dengan pelbagai cabaran dan dugaan. Hanya iman dan taqwa menunjuk jalan kebenaran. Pada usia ini, anda sudah baligh dan mukalaf. Pastinya sudah dipertanggungjawabkan segala amalan di hadapan Rabbul Jalil. Bersediakah anda??

Nah... naik kepada jari ketiga. Jari yang paling tinggi, jari hantu namanya. Zaman remaja ditinggalkan. Alam dewasa kian menjengah. Di peringkat umur 30-an ini seorang itu telah mempunyai status dan identiti dengan ekonomi yang kukuh serta kerjaya yang teguh. Namun, anda mesti berhati-hati kerana di kala ini banyak "hantu-hantu pengacau" yang datang menggoda. Hantu hasad dengki, hantu ego, hantu tamak, hantu iri hati dan seribu macam hantu lagi. Kalau gagal mengawal emosi lantas terus masuk ke jerangkap nafsu dan syaitan. Justeru itu, amal ibadat mesti dilipatgandakan.

Kita beralih kepada jari telunjuk. Jari inilah yang mengungkap satu dan esanya Allah SWT ketika solat. Genggamkan kesemua jari dan keluarkan jari ini. Gagahnya ia sebagai penunjuk arah, menjadi contoh dan tauladan. Manusia yang berada di tahap usia ini, hendaklah tampil sebagai model kepada generasi baru dan pembimbing yang kaya dengan idea bernas dan minda yang hebat.

Akhir sekali, renung ibu jari. Ianya besar dan pendek tetapi menunjukkan kematangan dan kehebatan yang membanggakan. Tugasnya membenarkan sesuatu dan mentafsirkan pelbagai perkara. Bak kata orang Jawa "cap jempol" atau cap jari. Kalau dia ada, semua urusan berjalan lancar. Buat generasi muda, rujuk dahulu kepada orang tua atau yang berpengalaman. Sekiranya petunjuk mereka anda patuhi, nescaya anda boleh berkata "good" atau "yes" sambil menggengam semua jari dan angkat ibu jari ke atas itulah rahsia kejayaan anda.

Akhirul kalam, cuba lihat sekali lagi jari anda yang kelima-limanya itu. Renung dan fikir dalam-dalam. Dimanakah anda sekarang???

Isteri Siddiqin,Isteri Muqarrobin,Isteri Solehin dan Isteri Fasik!

Peringkat-Peringkat Isteri Dalam Memberi Ketaatan dan Meminta Nafkah

1. Isteri Siddiqin

Isteri yang tidak akan meminta apa-apa dari suaminya sekalipun yang perlu (dharuri). Apa yang disediakan suaminya, dia terima dengan penuh malu dan bersyukur. Kalau ada, adalah. Kalau tidak ada, dia bersabar. Tapi meminta tidak. Apatah lagi yang tidak perlu, kalau diberi pun dia tolak bahkan adakalanya yang perlu pun dia tolak dengan baik, dia lebih suka menolong suaminya. Itulah golongan yang bersifat orang yang Siddiqin. Golongan ini payah hendak dicari terutama di akhir zaman ini, macam hendak mencari belerang merah atau gagak putih. Ini adalah perempuan luar biasa.

2. Isteri Muqarrobin

Isteri yang tidak meminta dari suaminya kecuali yang perlu sahaja. Yang tidak perlu dia tidak akan memintanya bahkan kalau suaminya memberi yang tidak perlu dia tolak dengan baik. Tapi kalau yang diperlukan pun tidak ada, dia tetap sabar. Namaun dia tidak akan mendesak suaminya. Dia tetap bersabar dengan keadaan itu. Itulah golongan Muqarrobin. Golongan ini juga susah hendak dicari di zaman kebendaan ini, di zaman orang memburu dunia, di zaman orang memandang dunia adalah segala-galanya.

3. Isteri Solehin

Isteri yang meminta kepada suaminya yang perlu dan juga sekali-sekala meminta juga yang tidak perlu seperti ingin sedikit kehidupan yang selesa sama ada dari segi makan minum, tempat tinggal, kenderaan. Namun kalau suaminya tidak memberi, dia tetap sabar dan tidak pula menjadi masalah. Itulah dia golongan orang yang soleh.


4. Isteri Fasik

Isteri yang selalu sahaja meminta-minta bukan sahaja yang perlu, yang tidak perlu pun dia suka meminta-minta juga. Kalau diberi pun tidak pernah puas-puas, tidak pernah rasa cukup, sudah mewah pun tidak rasa cukup. Kalau tidak diberi menjadi masalah, dia merungut-rungut, marah-marah, sakit hati, merajuk hingga menjadi masalah dalam rumah tangga. Inilah dia golongan yang fasik. Isteri ini selalu sahaja derhaka dengan suami, apatah lagi dengan Tuhan. Sikap, tindakannya, percakapannya selalu sahaja menyusahkan suaminya, membuat suaminya selalu serba salah dibuatnya. Berbagai-bagai kehendak diberi, berbagai-bagai kemahuannya terpaksa ditunaikan. Adakala pakaian terpaksa ditukar sebulan atau dua bulan sekali, asyik pergi shopping sahaja. Namun demikian tidak juga puas dan tidak juga merasa cukup. Macam-macam yang dia hendak. Akhirnya krisis rumahtangga tidak pernah berhenti, sentiasa bergolak, sentiasa bergelombang macam air laut yang tidak pernah berhenti-henti daripada bergelombang dan begelora. Lama-lama kelamaan bercerai juga. Kalau pun tidak bercerai kerana hendak menjaga air muka atau hendak menjaga nama baik atau tidak mahu anak porak peranda, tapi apalah ertinya rumahtangga yang begitu rupa. Dimanalah keindahannya lagi. Apalah bahagianya kalau gelombang dan gelora krisis tidak pernah rehat dan tenang. Apalah akan jadi kepada anak-anak melihat ibu bapa sentiasa macam kucing dengan anjing. Semoga Allah menyatukan hati-hati kita, menjadikan kita saling mencintai karena Dia; sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi Rasululllah saw bersabda:

"Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi atau syuhada'. Para nabi dan syuhada' iri kepada mereka. Ketika ditanya para shahabat, Rasulullah menjawab, "Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah dan saling kunjung kerana Allah."

Suami di hadapan,isteri ditinggalkan....


"Man,pi kat mak Man,ayah nak jalan cepat skit ni.Mak kamu tu terhegeh-hegeh macam berjalan nak pi kenduri kahwin je"tegur Zamri pada anaknya.Man berlari lari anak ke ibunya yang sedang mengendong adiknya yang berusia setahun.Lirik mata Zamri ketika Man,anak sulungnya berlari ke ibunya,Wafa menampakkan rasa puas dan satu kebebasan pada dirinya."Mak,mak!Man nak beli aiskrim!kan depan tu aney tu ada jual.Nak Nak!"Jerit Man menambahkan hingar bingar di kawasan taman permainan itu.Kling Kling Kling."Mari mari aiskrim aiskrim aiskrim".Jelas dengar suara aney itu mempromosikan jualan aiskirmnya yang diletakkan di belakang tempat duduk motosikalnya."Man,minta la kat ayah tu.Mak kan tengah dukung adik ni.Ayah kamu bukan buat apa pun".Man seperti kecewa dengan "permainan explorace" yang dibuat oleh ibu bapanya." Ayah,mak kata mintak kat ayah.Mak tengah dukung adik"."Ah,mak kamu tu memang.Nak jimat sangat duitnya.Aku pun kerja juga.Semua duit aku!"Bentak si ayah menakutkan anak kecilnya itu. "Dah dah jom balik.Fa,dah la tu.Balik lah",terus Zamri meninggalkan isterinya pergi ke tempat letak kereta."Abang...tunggu"panggil penuh harapan Wafa pada suaminya yang tanpa belas kasihan meninggalkan dia menguruskan anak-anak mereka ke tempat parking."Abang,maafkan Fa bang...Abang,mana kisah indah kita semasa cinta kita sebelum kahwin.Kenapa semua sudah berubah bang?Wafa rindukan cinta kita dahulu.Indah sayang.Mana romantik kamu.Maafkan Wafa jika kasar padamu.Wafa sendiri pun tak tahu kenapa Wafa sukar nak terima kekasaran abang pada Wafa.Wafa akan melawan cakap abang tetapi jauh di benak hati,Fa cintakanmu..."bisik Wafa dalam hati untuk memujuk dirinya agar bersabar dengan apa yang berlaku.

Ah...cinta?ada orang kata cinta itu hanya cinta pada makhluk semata-mata.Itu definisi cinta bagi orang selain umat Muhammad S.A.W.Jika kita menaiki kapal terbang mahupun kapal laut, kita akan membeli tiket mengikut kemampuan kita.Jika kita mampu,sudah tentu beli kelah business,jika tidak hanya ekonomi jadilah.Kalau kaya,belilah kelas pertama (ekskutif). Kalau kelas pertama,kita akan berpakaian seperti orang kenamaan.Layanan terbaik dan dipandang tinggi oleh orang lain.Kalau kelas ekonomi,ala kadar je dan tempat duduk pun bersesak-sesak. Begitu juga dengan cinta.Islam telah menggariskan cinta kepada 3 peringkat iaitu:

  1. Cinta Agung
  2. Cinta Pertengahan
  3. Cinta Bawahan
Cinta Agung:


Satu fenomena yang tidak dapat disangkal lagi oleh ahli Taqwa dan Iman,fenomena cinta yang paling agung bak seperti kelas pertama (Ekskutif) adalah cinta pada Allah,RasulNya dan jihad Fisabilillah.Ianya tidak sama sekali dapat disama tarafkan dengan cinta kelas lain.Apabila sudah berada dikemuncak cinta kelas agung ini,kemanisan cintanya membuatkan gerangan empunya orang itu memiliki kesempurnaan cinta kepada pemiliknya yakni Allah S.W.T.Setelah dia mencintai Allah sudah tentu dia akan mencintai manusia paling dikasihi Allah yakni Muhammad S.A.W.Untuk mencapai status orang yang dikasihi olehNya dan diberikan kebebasan untuk terbang di istana syurgaNya,maka wujudlah lagi satu cinta yang hanya khusus buat manusia yang tidak cintakan dunia yakni jihad Fisabilillah.Jihad yang sangat besar di sisi Islam dan jika ikhlas kerana Allah,maka syurga untuknya.Firman Allah S.WT:

"Dan sesiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya,maka mereka (ditempatkan di syurga) bersama-sama orang-orang yang telah dikurniakan nikmat oleh Allah kepada mereka iaitu para Nabi dan orang-orang siddiqiin dan orang-orang yang syahid,serta orang-orang yang soleh.Dan amatlah eloknya mereka itu menjadi teman yang sebaik-baiknya (kepada orang-orang yang taat)." An-Nisa':69

Cinta Pertengahan:


Ia adalah kekuatan daripada perasaan cinta di dalam hati dan emosi di dalam jiwa yang lahir daripada insan yang dilamun cinta terhadap orang yang dikasihinya dari aspek aqidah,keturunan,kaum kerabat,kekeluargaan dan persahabatan.Ianya terjadi antara seorang dengan ibu bapanya,adik beradiknya,anak-anak,seorang isteri kepada suaminya dan sebaliknya, cinta kepada persahabatan dan juga cinta terhadap negara yang tercinta.Islam mengiktiraf fenomena cinta ini sebagai cinta yang mulia.Perbezaannya dengan cinta fenomena cinta pertaman hanya dari segi kedudukannya sahaja.Cinta ini tidak dapat menandingi cinta kelas agung tadi.Tetapi kita mesti mempunyai cinta kelas pertengahan ini kerana untuk menjaga kemaslahatan individu dan keluarga secara khususnya dan untuk kemaslahatan bangsa dan insan secara amnya:Sabda Nabi S.A.W:

"Tidak beriman seseorang itu daripada kalangan kamu sehinggalah dia mencintai saudaranya sepertimana dia mencintai dirinya sendiri"

Satu persoalan perlu diperhatikan.Adakah wujud sebarang penghalang yang boleh memutuskan fenomena cinta sederhana ini?Sudah tentu tidak.Islam tidak memisahkan cinta kelas pertama dan cinta kelas pertengahan ini.Ianya saling berkaitan.Contohnya,jika kita tidak mengecapi cinta daripada ibu bapa kita,maka kita juga tidak mendapat cinta dari Alllah kerana keredhaanNya bergantung kepada keredhaan ibu bapa kita.Ini menunjukan saling kaitan antara dua kelas cinta tersebut.Tetapi sejak kawafatan Nabi S.A.W,Cinta kelas kedua ini diabaikan lebih lebih lagi cinta antara sahabat.Apabila tiada kasih sayang antara sahabat maka wujudlah pengkelahian antara dua sahabat.Wajiblah mereka berdamai seperti mana sabda Nabi S.A.W:

"Tidak halal bagi seorang muslim memutuskan persaudaraan lebih daripada tiga hari"

Cinta Bawahan:

Ianya hina dan sehina-hina percintaan.Ianya meruntuhkan dan membunuh keinsanan manusia.Ia terbahagi kepada beberapa bahagian:

  • Mencintai aspek ketuhanan selain Allah S.W.T seperti cinta terhadap 'tuhan' buatan manusia,batu dan sebagainya.
  • Mencintai musuh-musuh Allah.
  • Cinta yang mendorong kepada nafsu syahwat dan perkara keji sepertimana firman Allah S.W.T:

"Dihiaskan (dan dijadikan indah) kepada manusia:kesukaan kepada benda benda yang diingini nafsu,iaitu perempuan-perempuan....." Ali-Imran:14

  • Perasaan cinta terhadap ibubapa,anak-anak,isteri,keluarga,sumber rezeki dan negara yang melebihi cinta terhadap Allah,RasulNya dan jihad.
  • Cinta terhadap tuntutan hawa nafsu seperti bersifat ego,takabbur dan sebagainya.
  • Cinta terhadap perkara maksiat (hamba syaitan)
Nah,adakah kita tergolong dari salah satu golongan cinta kelas bawahan ini?Beristighfar lah kita kepadaNya kerana kita akan kembali kepadaNya kelak dan cinta apakah yang akan kita persembahkan kepadaNya kelak di hari Kemudian.Saya tertarik dengan golongan ketiga dan terakhir cinta kelas bawahan.Ia adalah masalah umum yang menjadi kebiasaan bagi umat Muhammad S.A.W.Dari golongan 3 dan 6 ini,kita simpulkan bahawa kedua-dua golongan ini mengalami gejala keruntuhan akhlak.Sudah enggak ada perasaan cinta pada tuhan.Mereka cintakan dunia melebihi segala-galanya.Dengan sajian hiburan melampau,teknologi hebat,makanan dan minuman yang haram,wanita-wanita,kekayaan,riba,judi,pembunuhan dan semua ini terbit ketika tidak ada lagi perasaan cintakan akhirat.Bagi mereka hidup di dunia hanya sekali dan waktu inilah mereka mahu "enjoy" sepuas-puasnya.Soal azab kubur dan neraka di ambil ringan.Ma tunggulah azabNya jika tidak bertaubat!

Bila keruntuhan akhlak menyerang saraf pemikiran umat Islam,maka amat mudahlah musuh- musuh Allah menyerang dan menindas umat Islam.Allah menarik perasaan takut dari hati musuh-musuh Allah terhadap Islam.Bukan Allah tidak sayang pada umat Muhammad tetapi sebagai teladan dan pengajaran berharga pada mereka untuk berubah.Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu umat itu melainkan mereka mengubah nasib mereka sendiri.Kini umat Islam sedang menderita dan sementara menunggu turunnya Iman Mahdi dan Isa putra Maryam,hendaklah kita menjadi salah seorang pejuang Islam yang membangkitkan kembali aura kegerunan Islam di hati-hati musuh Allah ini.Ianya memerlukan masa yang lama tetapi jika kita tergolong dari golongan yang fisabilillah dalam memperjuangkan Islam,insyaAllah kita mendapat keredhaan dari-Nya.

Pengajaran dari kisah Zamri dan Wafa:

Wafa berkata dalam lubuk hatinya yang dia rindukan belaian romantik suaminya itu sebelum mereka diijabkabulkan.Nah..inilah contoh cinta kelas bawahan.Sudah hilang bibit cinta suci yang sepatutnya dipersembahkan selepas pernikahan tetapi dinodai sebelum berkahwin. Mereka bercinta sebelum berkahwin atau secara mudahnya mereka berkapel atau berasmara ketika masih belum sah sebagai suami isteri.Sebelum bercintalah mereka saling berkasih sayang,mencandu kasih dan berkasih sayang mengalahkan kasih sayang seorang ibu kepada anak tunggal zuriatnya.

Masa itu semua indahnya.Kalau si jejaka berkata "Sayang,akan ku renangi lautan api untukmu" ...Wahhh..bukan berani dia tawarkan diri masuk neraka Allah.Dia sanggup masuk neraka Allah untuk melakukan segalanya untuk kekasihnya.Inilah penangan cinta kusut masai yang haram baginya.Bila sudah bernikah dan ketika semua itu nikmat pada pasangannya telah dirasai sebelum pernikahan,maka hilanglah seri rumah tangga yang dibina.Seperti kita meminati sesuatu manisan itu,jika diambil secara berlebihan akan mengurangkan nikmat kemanisan makanan itu dan akan boleh membawa mudharat buat kesihatan kita pada hari kemudian. Ini juga dapat diaplikasikan dalam hal cinta-cinta monyet ini.Bila semua sudah dirasai sebelum berkahwin,sudah tidak apa yang tinggal selepasnya dan berlakulah penyakit keruntuhan keharmonian rumah tangga selepas itu.Manakah silapnya?Siapakah yang menjadi mangsanya? Si anak.Dia dibesarkan dengan emosi kedua ibu bapanya yang sering tidak tenteram. Ini akan memberi kesan kepada tumbesaran mental dan fizikal kanak-kanak kecil ini. Permasalah ini akan dibawa oleh anak ini seterusnya menjadi satu fobia atau ikutan setelah ianya menjadi dewasa.Yang mencorakkan kehidupan seorang anak kecil adalah ibu ayahnya.Jika ibu ayahnya Nasrani atau Yahudi ataupun Majusi maka jadilah anak kecil itu seperti kedua ibu bapanya.

Nasihat:

  1. Sebelum mencintai Makhluk,cintailah si pencipta Makhluk yakni Allah S.W.T. Ada yang bertanya mengapa begitu sukar mencintai Allah.Senang sahaja.Hati manusia bagaikan gelas kosong.Apabila kita isi pasir-pasir halus hingga hampir memenuhi gelas itu. Dan apabila kita cuba mengisi dengan batuan kecil,sudah tentu akan terkeluar batuan kecil ini.Tidak mampu diisi lagi dalam gelas itu.Perlulah kita buang dahulu pasir halus itu,diisi dengan batuan keciL hingga penuh.Kemudian taburkan pasir halus itu dan ianya pasti akan memenuhi celahan batuan kecil td sehingga gelas itu padat dengan batuan kecil dan pasir bersama-sama.Dalam hal ini,batuan kecil adalah cinta agung.pasir adalah cinta pertengahan.Untuk mulakan cinta agung,hendaklah dibuang cinta pertengahan itu dahulu.Apabila sudah kosong hati ini,isikan dengan cinta agung.Sangat mudah diisi jika tiada lagi cinta selainNya di dalam hati sanubari kita ketika ini.Setelah diisi cinta agung,Allah akan berikan kepada kita cinta pertengahan ini sebagai ganjaran kita berusaha mencintaiNya dahulu sebelum mencintai yang lain.Indah sungguh Islam dan cinta suci....
  2. Susah nak lupakan si dia?Memang sukar.Sebab hati ini telah dihitamkan oleh Syaitan Laknatullah.Yang sudah berpasangan itu,elok-eloklah bertaubat.Kemudian jika mahu teruskan,gunakan orang tengah,hantar pinangan sekurang-kurangnya. Dan jika tidak mampu lakukan kedua-duanya,lebih baik anggap hanya seorang sahabat baik sahaja.Jangan berlebihan kerana di antara pasangan bukan muhrim itu pasti akan ada orang ketiga yakni syaitan dan iblis.Jika mencintainya,luahkan padanya menggunakan orang ketiga atau luahkannya secara berdepan BERTEMANKAN sahabat mahram bagi pasangan kita tersebut.Katakan padanya kita mahu jadikan si dia sebagai Zaujah dan Zaujunnya.Katakan padanya,kita sedang berusaha menggapai cita-cita itu.Dan berikan hadiah yang bermanfaat padanya.Kerana wanita itu suka pada hadiah.Dan dia sukakan pada mereka yang mengambil berat terhadapnya.Maka lakukan itu sekadar yang boleh.Jangan melebihi.Jika tidak,akan tejerumus ke lembah penzinaan.Astagfirullah...
  3. Selepas berkahwin jangan lah jadi seperti situasi si Zamri dan Wafa.Hendaklah dipupuk cinta selepas bernikah.Pimpin tangan isterimu selepas mempunyai anak.Bukan hanya semasa berbulan madu sahaja.Sentuhan tangan yang erat antara suami isteri akan mengugurkan dosa di celah jari-jemari mereka.Sungguh Allah memuliakan cinta suci antara pasangan suami isteri yang soleh itu.
Semoga kisah di atas menjadi tauladan berguna buat kita yang masih belum berumahtangga. Dari sekaranglah,didik diri kita menjadi insan yang soleh dan solehah.Untuk mendapat suami yang soleh,didik dirimu wahai muslimah untuk menjadi solehah.Jangan tunggu si suami yang soleh untuk mengubah mu kelak kerana kamu tak mampu menjumpai suami yang soleh jika kamu tidak solehah.Begitu juga untuk si suami.Mahu cari yang solehah,solehkan dirimu. Cinta Allah dan RasulNya sebelum mencintai makhlukNya.Saya berpesan untuk diri saya sendiri dan juga para pembaca sekalian...Moga ianya bermanfaat pada kita..InsyaAllah.Doaku buat Muslimah bakal penyeri kehidupan berumahtanggaku kelak:

"Ya Allah,tuhan yang menjadikan cinta,menciptakan cinta adam dan hawa sejak di jannahnya lagi.Menurunkan cinta ke bumi sebagai pemimpin khalifahNya ini.Ya Allah,aku dambakan cinta padaMu.Aku kasihi pemberi hadiah dari hadiah yang diberi.Aku cintakan Kamu,Aku cintakan RasulMu.Aku cintakan jihad Fisabilillah.Semuanya cita-citaku.Ya Allah,aku perlukan pengisi hatiku seperti mana Engkau isikan hati Adam dengan Hawa.Ku berdoa padamu, terbitkan rasa cinta yang suci diantara ku dan pasangan ku kelak.Ku tunggu diKau kurniakan ku bakal Zaujahku itu.Aku berusaha,berdoa dan bertawakal.Tidak aku jumpainya sebaik yang ku inginkan kerana ku rendah disisimu.Iman ku rendah.Tetapi,aku berusaha sebaiknya untuk tingkatkan kesolehan ku bukan hanya untuk ditemukan insan solehah itu tetapi untuk mendapatkan keredhaan mu ya Allah.Engkau Tuhan Yang Maha Cinta.Kurniakan aku cinta suci yang dihadiahkan olehMu padaku...Amin Ya Rabbal A'lamin..."..

Segala kesilapan datang dari Allah tetapi bersandarkan atas kelemahan diri saya.Dan segala yang baik dariNya.Saya hanya menumpang.Sebarang maklum balas amat-amat saya alu-alukan.Jika ada yang terasa,saya dahulukan dengan maaf zahir dan batin.

Nukilan hati,
Mohamad Khairil Faiz bin Sapari...






SMS buat Muslimahku


Bunga ini berdua-duaan tetapi mereka dirahmatiNya kerana mereka indah di dalam dan juga di luaran...Alhamdullilah...

...1 Message Received from FaREasT...

Enti… bukan ana tidak mahu memandang wajah enti,tapi ana berdoa agar wajah ini menghiasi hari2 nanti..hari2 yang pasti.. bukan ana tidak mahu melirik senyuman pd enti,tp ana selalu tersenyum didalam hati,agar senyuman ini ‘mahal’ dihari cincin di sarungkan di jari, bukan ana tidak mahu bertanyakan khabar pd enti,tetapi ana sering mendoakan agar satu hari nanti,ana tak perlu bertanyakanya dan ana sentiasa merasai..di hari2 yang pasti… bukan ana tidak mahu bercakap dgn enti,tapi ana ingin menghabiskan bicara2 ana,tika mana ana dan enti ‘bukan’ lg ‘ana’ dan ‘enti’..di hari2 yg pasti… bukan ana tidak mahu chatting dgn enti,tapi ana takut jari2 ini tidak diizinkan lg untuk membelai rambut enti,dihari2 yang pasti.. bukan ana tidak mahu mesej dgn enti,tapi bimbang Allah menarik kenikmatan ini di hari2 yg pasti,tika itu mungkin Allah menarik nikmat cinta duniawi yg dinikmati di waktu ini, bukan ana tidak ingin memandang wajah enti,tp,ana bimbang wajah ini tidak akan lg memberikan senyuman di setiap pagi,di hari2 yg pasti… bukan ana tidak ingin memandang senyuman enti,tp ana bimbang senyuman ini pudar dan layu,di hari2 yang pasti.. bukan ana tidak ingin membelikan hadiah untuk harijadi enti,tp bimbang hadiah ana itu adalah terakhir dari ana untuk enti..tidak lagi ,dihari2 yang pasti..………………………….


Enti yakinlah,percayalah… bukan ana tidak ingin mengatakan rindu pada enti,tetapi rindu tika ini tidak akan membawa kepada rindu ana pada ilahi..kerana ia bukan hari2 yang pasti… bukan ana tidak ingin mengatakan mencintai enti,tapi ana tahu cinta saat ini tidak juga membawa kepada cinta ana pada ilahi,kerana ia bukan hari2 yang pasti.. kerana ia bukan dihari2 yang pasti,ana tidak mahu agar hati ana dan enti mati..lalu mematikan hubungan ana atau enti dengan ILAHI.. enti,intailah sebentar hari2 yang pasti.. tika itu,andai ana jatuh enti menghulurkan tgn untuk memberi ana harapan, tika ana kesedihan enti bersedia untuk tersenyum disisi dan menggembirakan, tika ana berseorangan entilah teman, tika ana kelalaian entilah yang mengingatkan.. tika itu,ana dan enti..bukan lah ‘ana dan enti ‘lagi… kerana..ia adalah hari2 yang pasti..berdoalah untuk hari2 yang pasti,hari2 yang pasti bagi mereka yang menyandarkan harapan pada jalan kebenaran..dan itulah jalan yang telah islam berikan… -selamat malam enti- moga kita dipertemukan nanti,dihari2 yang pasti,seperti yang Allahu Rabbi telah janji..bagi mereka yang mana hati2nya tidak mati dihari2 yang tidak pasti..


————————————————
Pasti!..yakinlah..Allah sangat2 baik !..moga kita semua dibukakan pintu hati..untuk anta2 dan enti2 skalian.."Ya Allah, andai aku rindu, biarlah rinduku bersulam taqwa. Andai aku sayang, biarlah sayangku kerana Dakwah! Ameen"~ *Hanya Allah yang tahu*"jadikanlah dirimu mawar yang menyeri & menguntum di jalan dakwah & biarkanlah mawar itu terpaksa melukai tangan-tangan utk merasai harumnya kasih Allah"

Menjana Usia Muda Untuk Hari Tua

Allah SWT menganugerahkan peluang secara percuma untuk hambaNya.Kita diminta agar merebut peluang-peluang tersebut serta memanfaatkan sepenuhnya.Jika seseorang itu cuai atau terlali dari merebutnya,pasti mereka akan menanggung kerugian.Kerana di sebalik peluang percuma ini akan muncul pula perkara negatif yang akan menimbulkan penyesalan.

Diriwayatkan oleh At-Termizi dan Muslim dari Amru bin Maimun r.a bahawa satu hari Rasulullah S.A.W telah menyampaikan pengajarannya kepada seorang lelaki,dengan sabdanya yang bermaksud:

"Rebutlah peluang 5 perkara sebelum datang 5 perkara yang lain,iaitu masa muda engkau sebelum datangnya hari tua,masa sihat engkau sebelum engkau dilanda sakit,masa kaya engkau sebelum engkau jatuh papa,masa lapang engkau sebelum datangnya waktu sibuk dan masa hidup engkau sebelum datang saat kematian."

Peringatan itu diberikan oleh Rasulullah S.A.W dengan satu tawaran berfaedah,agar tidak mensia-siakan peluang yang diperolehi secara percuma.Ibarat mendapat harta ghanimah,keuntungan tanpa perlu modal,sedangkan orang berniaga mendapatkan keuntungan tanpa perlu modal,sedangkan orang berniaga mendapatkan keuntungan mesti melalui modal.

Justeru,kesempatan yang datang secara percuma itu,dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W agar tidak membiarkannya berlalu sia-sia.Kerana sekiranya seseorang itu diberi kesempatan oleh Allah S.W.T hidup dengan umur yang panjang,pasti ia akan menempuh masa muda.masa muda itu diberi dengan tidak payah diminta.

Masa muda jangan dibiarkan berlalu tanpa erti,kerana masa muda itu penuh dengan kecergasan fizikal dan mental.Pergerakan jasmani yang kuat untuk melakukan sesuatu pekerjaan atau amal,dan mental remaja yang segar memberikan ruang yang cukup untuk mencapai berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman.

Masa muda itu tidak akan bertahan,kerana usia akan menjangkau dewasa dan akhirnya tibalah masa itu.Setiap detik yang berlalu tidak akan berulang kembali,saat remaja hanya tinggal kenangan.Jika masa remaja tidak diperguna menurut selayaknya,pastilah akan meninggalkan kenangan pahit di hari tua.

Masa tua segala-galanya tidak ada yang indah,kudrat tenaga sudah lemah,selera makan sudah menurun meskipun disajikan makanan yang serba lazat.Sering dilanda sakit kerana keupayaan fizikal untuk melawan penyakit semakin lemah,keterbatasan telah melingkungi dirinya. Dalam situasi sedemikian,mungkin seseorang baru menyedari betapa masa muda itu amat berharga,oleh itu mensia-siakan masa muda yang sangat bererti bagaikan menempah untuk derita menanggung penyesalan.Menyesal kemudian hanyalah suatu kesengsaraan.

Masa muda yang diberikan secara percuma oleh Allah S.W.T itu,akan ditanya semula di hari perhitungan kelak.Kerana usia muda itu bukan saja suatu anugerah tetapi juga satu amanah. Pasti akan ditanya oleh PenganugerahNya,gerangan apakah usia muda itu dipergunakan? Sama ada untuk melakukan ketaatan atau sebaliknya.

Segenap masa muda yang dipenuhi dengan perkara yang selayaknya sebagai seorang mukmin,sama ada di bidang ilmu dan amal,pasti akan menjadikan masa tua yang penuh kesyukuran.Jika tidak,maka Allah S.W.T telah mengingatkan hambaNya dengan firman-Nya:



"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang soleh,maka bagi mereka pahala yang tidak putus-putus."(At-Tiin ayat 4-6)

"Kamu Sembah Batu Umat Islam!"Benarkah?


Apabila pintu Kaabah dibuka...

Persoalan: Kalau orang zaman Jahiliah sembah berhala,orang Muslim pula sembah batu (Kaabah).Sebabnya setiap kali solat,kena sujud kepada batu.Apa ini semua?Apa tuhan anutan orang Islam?
Jawapan:

Orang Islam tidak sesekali menyembah batu atau Kaabah.Kaabah hanyalah simbolik sahaja.Kaabah yang terletak di Masijd al-Haram ialah melambangkan penyatuan umat Islam. Mereka menyembah Tuhan Yang Maha Esa dan menghadap Kaabah yang satu. Kalau kita tidak tahu arah kiblat untuk bersolat,solatlah kearas samada timur atau barat,uatar atau selatan.Sudah tentu solat itu tidak ada masalah dengan syarat berusaha sedikit mencari arahnya sahaja.Menghadap kiblat ialah perintah Allah dalam firmannya:

Maksudnya:"Maka Kami palingkan kamu kepada kiblat yang engkau (Muhammad) redai.Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjid al-Haram.Dan di mana jua kamu berada,maka hadapkanlah wajah kamu semua ke arahnya." (Surah al-Baqarah:144)

Kalau Kaabah runtuh sekalipun,solat tetap ada dan kita hanya wajib menghadap ke arah runtuhan Kaabah sahaja..Yang penting,solat ialah ibadat khas sebagai tanda pengabdian seorang Muslim kepada Allah.Kita mencari redhaNya.Mungkin in
ilah hikmah firman Allah:

Maksudnya:"Dan bagi Allah timur dan barat.Maka dimana sahaja kamu menghadap,di situlah terdapat wajah Allah." (Surah al-Baqarah:115)

Inilah dia suasana dalam Kaabah

Bahkan kalau umat Islam menyembah Kaabah,adakah mereka akan memijaknya?Sudah tentu tidak.Walau bagaimanapun,setiap tahun kelambu Kaabah akan ditukar.Ada yang berdiri dia ats Kaabah.Ini bermakna mereka memijak Kaabah.Bahkan pada zaman awal Islam,diceritakan bahawa tukang azan akan berdiri atas Kaabah ketika melaungkan azan.Di sejadah pula jika ada gambar Kaabah,tidak menjadi salah jika memijak Kaabah di sejadah tersebut.Jika benar menyembah Kaabah,adakah umat Islam melakukan perkara di atas?Malah didalam Kaabah itu kosong sahaja.Hanya ada 3 batang tiang sebagai penyokong strukturnya.Tiada yang istimewa di dalamnya.Tetapi istimewa dari segi penyatuan ibadat umat Islam seluruh dunia hingga hari kiamat!Subhanallah!Fikirkan...



SaifulIslam dan FaREasT di KMC!

Jam 11.45am Sabtu selepas melepasi simpang ke Sungai Chongkak,aku dihubungi oleh Aiza:

Faiz:Assalamualaikum,Aiza apa nama kem yang KMC diadakan?
Aiza:Waalaikumsalam,oh Faiz,nama dia Asli Adventure.Ni kat mana ni?
Faiz:Ana kat dalam kereta lagi,sesat mencari kem tu.Sekarang ada aktiviti apa?
Aiza:Sekarang ada ceramah.
Faiz:Siapa sampaikan?
Aiza:Hah,Ustaz Hasrizal.Cepatlah datang.Tinggal lagi satu slot ceramah ustaz ni.
Faiz:Hah!Biar betul Aiza?SaifulIslam yang sampaikan?
Aiza:Iye..betul.takkan nak tipu kot.cepat-cepat!
Faiz:Ok2!sat gi sampailah tu...Sabar ya...

Ustaz Hasrizal.Bagi peminat blog yang lebih menjurus kepada bidang keagamaan atau isu semasa Umat Islam di Malaysia mahupun di seluruh dunia,nama ini sudah tidak asing lagi.Aku adalah salah seorang peminat Ustaz Hasrizal yang sangat aku kagumi.Seorang yang ceria,peramah dan perwatakan menarik yang apabila dia berceramah atau memberikan motivasi,ramai akan teruja dengannya.Itulah rezeki yang tuhan berikan pada al-fadhil Ustaz Hasrizal atau lebih dikenali sebagai SaifulIslam berdasarkan blognya yang terkenal yakni SaifulIslam.com....

Mungkin aku agak kecewa kerana lambat tiba untuk mendengar ceramah dari Ustaz ini. Aku tiba lewat sejam setengah lebih kurang. Bukan aku sengaja tetapi aku ada urusan perlu aku selesaikan yakni memabantu sahabat serumahku Baitul Junnud untuk menghantarnya pergi ke sebuah kursus.Setibanya aku di Asli Adventure Camp yakni terletak di tengah kepadatan hutan hujan tropika Hulu Langat,aku sangat teruja untuk melihat kelibat ustaz yang aku kagumi ini. Nah! Dia berada dihadapanku kini!Sungguh enak dan menarik cara penyampaian beliau. Peserta seramai 25 orang tidak termasuk Urusetia dengan teruja dan khusyuk mendengar hujah-hujah bernas yang dikeluarkan dari lidahnya yang fasih.Mungkin kerana kelewatan aku tiba ke kem membuatkan aku kurang memahami skop ceramah yang disampaikan tetapi aku masih mampu memahami apa yang ingin disampaikannya.Ia benar-benar sampai ke pusat pemprosesan otakku.Dzar (Presiden PPI)berada disebelahku:

Faiz:Assalamualaikum Dzar!Macam mana anta dapat cari penceramah macam Ustaz Hazrizal ni?Diakan selalu jer sibuk.(bisikku di telinganya)
Dzar:Tengok kakilah.(Dengan nada gurauan).

Tak sangka aku seorang presiden yang nampak tenang dan sempoi tetapi bukan calang-ca;ang pengaruhnya dengan orang di luar sana.Dia bersama sahabat serumahnya Darul Muslimin(DM) sering mengikuti kuliah maghrib bersama ustaz Hasrizal di Bangi mungkin.Mungkin dari saat itu,wujud bibit-bibit cintakan ukhwah dan dakwah antara ustaz dan sahabat di DM ini.Aku ucapkan terima kasih buat Dzar kerana mengisi slot program yang sangat aku rasa berharga buatku.Kenapa?Sebab aku sendiri sempat bertanyakan satu soalan pada ustaz selesai ceramahnya yakni:

Faiz:Assalamualaikum Ustaz,saya Faiz.Saya peminat blog Ustza dan saya ada linkkan blog ustaz pada blog saya.Boleh saya tanyakan sesuatu.Soalan ini ada sahabat bertanya dalam blog
saya.
Ustaz:Waalaikumsalam.Sudah tentu boleh jika ana mampu menjawabnya.Silakan.
Faiz:Baiklah.Ada seorang sahabat saya ini.Dia ada mendapat berita ada seorang mamat ini
semasa kematian ibunya dan ibunya mahu dikafankan,dia menangkap gambar bersama
-sama ibunya untuk kenangan terakhir.Alasannya untuk menyimpan sahaja dan bukan
untuk menunjuk.Untuk simpanan sendiri.Apakah hukumnya ustaz?
Ustaz:MasyaAllah.Macam-macam gaya orang sekarang.Dalam hal ini,mamat itu meratapi
ibunya yang telah mati walaupun berniat menangkap gamabr sahaja.Dia masih tidak dpt
menerima kehilangan ibunya itu.Maka hukumnya haram kerana dalam Islam tidak boleh
kita meratapi pemergian yang sudah tiada.Dan dalam masalah kenduri arwah, jika ianya
untuk meratapi pemergian si mati atau mengingati kembali si mati,maka tidak boleh dlm
Islam kerana ia dikira meratapi si mati.Jika berniat hanya untuk menyedekahkan harta
atau wasiat si mati untuk diberikan kepada orang ramai,maka tidak ada haram di situ.
Faiz: Terima kasih ustaz.Saya sangat berpuas hati dengan jawapan itu.Boleh saya bergambar bersama ustaz?untuk kenangan sahaja.
Ustaz:Sudah tentu boleh....
Kenangan aku mendengar ceramah dan mendekati SaifulIslam ini akan ku kenang sampai bila - bila.Ustaz...moga dipertemukan kita lagi jika bukan di dunia insyaAllah di SyurgaNya kelak. Amin Amin Amin ya Allah...